Light of Legacy: Ketika Musik Menjadi Ajakan Kolektif untuk Menjaga Masa Depan Unpad

Bandung — Lampu panggung menyala, musik mengalun, dan ribuan pasang mata menyatu dalam satu ruang yang sama. Namun di balik gemuruh tepuk tangan pada konser amal Light of Legacy, tersimpan pesan yang lebih dalam: sebuah ajakan kolektif untuk menjaga masa depan Universitas Padjadjaran melalui penguatan Dana Abadi Unpad.

Konser amal yang diinisiasi oleh IKANO Unpad ini menempatkan musik bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan sebagai bahasa bersama yang mampu menjembatani kepedulian lintas generasi. Kehadiran Juicy Luicy menjadi magnet utama, namun substansi acara ini justru terletak pada makna di balik setiap tiket dan partisipasi yang diberikan.

Light of Legacy dirancang sebagai ruang pertemuan antara alumni, sivitas akademika, industri, dan masyarakat luas—semuanya dipersatukan oleh kesadaran bahwa keberlangsungan pendidikan tidak bisa hanya bergantung pada satu sumber, melainkan membutuhkan ikhtiar bersama yang berjangka panjang.

Dana Abadi Unpad sendiri tumbuh dari donasi para alumni dan simpatisan yang percaya bahwa pendidikan adalah investasi lintas waktu. Dana ini tidak dihabiskan, melainkan dikembangkan agar hasilnya dapat terus dimanfaatkan untuk meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa, memperkuat riset, serta memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat. Dengan cara ini, manfaatnya tidak berhenti pada generasi hari ini, tetapi terus mengalir bagi generasi berikutnya.


“Melalui Light of Legacy, kami ingin menunjukkan bahwa konser bisa menjadi pintu masuk kesadaran kolektif. Dana abadi adalah warisan bersama—setiap kontribusi adalah cahaya yang kita titipkan untuk masa depan Unpad.”
Dr. Ranti Fauza Mayana

Bagi IKANO Unpad, penggalangan dana abadi bukan sekadar target angka, melainkan upaya menumbuhkan budaya berbagi yang berkelanjutan. Selama beberapa tahun terakhir, berbagai inisiatif kreatif terus dikembangkan agar semangat kontribusi dapat menjangkau lebih banyak pihak, khususnya generasi muda yang akrab dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis pengalaman.

Partisipasi dalam Dana Abadi Unpad pun dirancang agar mudah diakses. Masyarakat dapat berkontribusi melalui berbagai kanal digital—mulai dari transfer perbankan hingga layanan perbankan elektronik—baik secara sekaligus maupun bertahap. Transparansi juga menjadi prinsip utama, dengan pembaruan rutin mengenai aktivitas universitas, peran alumni, serta dana yang terhimpun dan disalurkan.

Ajakan berkontribusi ini terbuka bagi siapa pun. Alumni sebagai aset strategis Unpad, industri sebagai mitra pengembangan sumber daya manusia unggul, organisasi dan komunitas yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan, hingga dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa—seluruhnya diharapkan menjadi bagian dari ekosistem yang saling menguatkan.


“Konser ini mengingatkan kita bahwa menjaga keberlanjutan pendidikan adalah kerja bersama. Ketika alumni, industri, sivitas akademika, dan masyarakat bergerak serempak, Dana Abadi Unpad tumbuh sebagai investasi berdampak lintas generasi.”
Dr. Prita Amalia, S.H., M.H.

Melalui Light of Legacy, IKANO Unpad menegaskan bahwa kontribusi untuk pendidikan dapat hadir dalam banyak bentuk—termasuk melalui musik dan ruang kebersamaan. Di sanalah dana abadi menemukan maknanya: bukan sekadar simpanan, melainkan cahaya yang dijaga bersama agar masa depan pendidikan tetap menyala.

Share this: