12 Mile: Guiding The Archipelago, Karya Alumni Unpad Angkat Warisan Pemikiran Prof. Mochtar Kusumaatmadja

Film semi-dokumenter biografis berjudul 12 Mile: Guiding The Archipelago menjadi wujud nyata kontribusi Alumni Universitas Padjadjaran dalam menghadirkan karya intelektual dan kebudayaan yang berdampak luas. Diproduksi oleh MAI Production, rumah produksi yang didirikan oleh Agus Imanuddin, Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, film ini mengangkat perjalanan hidup dan warisan pemikiran Mochtar Kusumaatmadja, Pahlawan Nasional Republik Indonesia yang memiliki peran sentral dalam memperjuangkan pengakuan Indonesia sebagai negara kepulauan di tingkat internasional.

Keterlibatan Alumni Unpad terasa kuat dalam keseluruhan proses kreatif film ini. Tidak hanya pada sisi produksi, kolaborasi alumni juga tercermin dalam jajaran kreator dan pemeran utama (key cast) yang didominasi oleh alumni Universitas Padjadjaran. Sinergi lintas generasi tersebut mencerminkan semangat kebersamaan alumni Unpad dalam menghadirkan karya yang tidak hanya bernilai artistik, tetapi juga memiliki bobot akademik dan kontribusi strategis bagi pemahaman publik terhadap sejarah hukum dan diplomasi Indonesia.

Disutradarai dan ditulis oleh Tubagus Deddy, 12 Mile: Guiding The Archipelago disusun melalui proses riset yang mendalam dan bertanggung jawab. Tim produksi melakukan pengkajian terhadap berbagai sumber akademik, arsip, serta literatur hukum internasional, yang diperkaya dengan wawancara bersama saksi sejarah dan keluarga Prof. Mochtar Kusumaatmadja. Pendekatan ini memastikan bahwa film hadir sebagai medium edukatif yang akurat secara historis sekaligus kuat secara naratif.

Ikatan Prof. Mochtar Kusumaatmadja dengan Universitas Padjadjaran menjadi benang merah penting dalam film ini. Selain dikenal sebagai Guru Besar Universitas Padjadjaran, beliau juga merupakan Alumni Program Doktor (S3) Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Pemikiran dan keteladanan beliau hingga kini terus menjadi rujukan utama dalam pengembangan hukum internasional dan hukum laut, sekaligus menjadi inspirasi bagi sivitas akademika dan alumni Unpad untuk terus berkontribusi bagi bangsa.

Rangkaian peluncuran film ini digelar di dua kota, yaitu Bandung dan Jakarta. Acara rilis di Bandung dihadiri oleh pimpinan Universitas Padjadjaran, antara lain Prof. Dr. Maman Setiawan, S.E., M.T.,  Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Universitas Padjadjaran. Turut hadir alumni Universitas Padjadjaran serta perwakilan dari Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad), yang menunjukkan dukungan kuat dari komunitas alumni terhadap karya ini. Pada kedua acara tersebut, hadir pula Ketua IKANO, Dr. Ranti Fauza Mayana Tanwir, S.H., M.Kn., yang memberikan apresiasi atas inisiatif alumni dalam mengangkat warisan intelektual bangsa melalui medium film.

Sementara itu, acara rilis di Jakarta turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, pimpinan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, serta para alumni dari berbagai angkatan. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mempertegas relevansi tema film ini dalam konteks diplomasi dan posisi Indonesia dalam tatanan maritim global.

Ke depan, 12 Mile: Guiding The Archipelago direncanakan akan ditayangkan di bioskop-bioskop nasional dalam waktu terdekat. Selain penayangan komersial, rangkaian kegiatan pemutaran khusus (nonton bareng) juga akan diselenggarakan di sejumlah perguruan tinggi serta Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas jangkauan diskursus mengenai hukum, diplomasi, dan peran Indonesia dalam tatanan maritim global, sekaligus memperkuat diplomasi budaya Indonesia.

Peluncuran film ini mendapatkan sambutan hangat dari Akang/Teteh Alumni serta para sivitas akademika Universitas Padjadjaran. Antusiasme tersebut mencerminkan kebanggaan kolektif atas lahirnya karya alumni yang mengangkat sejarah intelektual bangsa dan membawa nama baik Universitas Padjadjaran di tingkat nasional maupun internasional.

Universitas Padjadjaran secara konsisten memberikan dukungan kepada para alumninya untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkolaborasi. Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen Unpad dalam membangun ekosistem kolaboratif antara alumni, sivitas akademika, dan mitra strategis, guna melahirkan karya-karya bermakna yang tidak hanya memperkaya khazanah ilmu pengetahuan dan budaya, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Share this: