IKA Unpad Dorong Kemandirian Alumni melalui Seminar Kebebasan Finansial dan Kewirausahaan

Bandung, 24 Januari 2025 — Seminar Kebebasan Finansial melalui Entrepreneur dan Bisnis menjadi momentum kealumnian yang bermakna dengan kehadiran para alumni Universitas Padjadjaran yang kini mengemban peran strategis di tingkat nasional maupun sektor profesional. Mereka hadir bukan semata sebagai pejabat dan pimpinan institusi, tetapi sebagai alumni yang kembali ke kampus untuk berbagi pengalaman dan membuka jalan menuju kebebasan finansial yang berkelanjutan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Rini Widyantini, S.H., MPM., alumni Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, menyampaikan bahwa masa purnabakti aparatur sipil negara bukanlah fase berhenti berkontribusi, melainkan fase keberlanjutan pengabdian. Menurutnya, purnabakti merupakan masa peralihan peran yang perlu dipersiapkan secara terencana, mengingat banyak ASN memasuki fase tersebut dalam kondisi masih produktif, berpengalaman, dan memiliki jejaring yang kuat. Dalam konteks inilah kebebasan finansial menjadi fondasi penting agar potensi tersebut tetap memberi dampak pada aktivitas ekonomi, sosial, dan kemasyarakatan.

Dari perspektif literasi dan kesiapan individu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, S.E., alumni Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, menegaskan bahwa kebebasan finansial harus diawali dengan modal literasi finansial. Tanpa pemahaman yang memadai mengenai pengelolaan keuangan, berbagai peluang ekonomi tidak akan memberikan manfaat yang optimal. Literasi finansial, menurutnya, merupakan bekal utama dalam menapaki setiap fase kehidupan, baik sebagai profesional, aparatur negara, maupun wirausahawan.

Sementara itu, Ketua Umum IKA Unpad sekaligus Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., alumni Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, menyoroti transformasi koperasi sebagai salah satu instrumen strategis menuju kebebasan finansial. Ia menekankan bahwa koperasi saat ini tidak lagi identik dengan model kolonial atau terbatas pada simpan pinjam, melainkan telah berkembang menjadi wadah usaha produktif yang modern dan relevan bagi generasi milenial dan Gen Z, sekaligus berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Nuansa kealumnian semakin kuat dengan kehadiran Dr. (H.C.) Ir. Burhanuddin Abdullah, M.A., Ketua Dewan Pembina IKA Unpad dan alumni Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, yang dikenal luas atas kiprahnya dalam penguatan kebijakan ekonomi nasional. Perspektif dunia keuangan dan industri turut dihadirkan oleh Ronny Venir, Direktur Operasional Bank BNI 46 dan alumni Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, serta Agus B. Yanuar, CEO PT Samuel Aset Management, alumni Universitas Padjadjaran.

Diskusi juga diperkaya dengan kehadiran Direktur Operasional PT Taspen, yang memberikan perspektif strategis mengenai pengelolaan jaminan sosial dan kesiapan finansial di masa transisi, khususnya bagi peserta yang tengah mempersiapkan masa purnabakti. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, Afriansyah Noor, yang turut memperkaya diskusi mengenai kesiapan sumber daya manusia dan transisi karier dalam mencapai kebebasan finansial.

Dari sisi organisasi alumni, Irfan Aulia, Ketua IKA Psikologi Universitas Padjadjaran dan alumni Fakultas Psikologi, menegaskan pentingnya kesiapan mental dan psikologis sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya membangun kemandirian dan kebebasan finansial.

Dukungan institusional Universitas Padjadjaran terhadap kegiatan-kegiatan alumni turut ditegaskan melalui kehadiran Prof. Dr.Tomy Perdana, S.P., M.M. , Direktur Kerja Sama dan Kemitraan Alumni Universitas Padjadjaran serta alumni Fakultas Pertanian, bersama Dr. Prita Amalia, S.H., M.H., Kepala Kantor Kemitraan Alumni dan Dana Abadi Universitas Padjadjaran. Unpad menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan membuka ruang kolaborasi bagi kegiatan-kegiatan alumni yang berdampak, serta menempatkan alumni sebagai mitra strategis dalam membangun masa depan.

Melalui seminar ini, Universitas Padjadjaran dan IKA Unpad menegaskan bahwa kebebasan finansial bukan sekadar tujuan individual, melainkan hasil dari sinergi pengalaman alumni, dukungan institusi, dan komitmen bersama untuk terus berkontribusi di setiap fase kehidupan.

Share this: