Wisuda Unpad Februari 2026, Momentum Lahirnya Alumni Baru dan Kontribusi Nyata Keluarga Alumni

Upacara Wisuda Lulusan Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Padjadjaran menjadi momentum penting bagi lebih dari seribu lulusan yang resmi menyandang status alumni. Bertempat di Grha Sanusi Hardjadinata, Kampus Unpad Dipatiukur, pada 5–6 Februari 2026, sebanyak 1.009 wisudawan dilantik secara khidmat dalam prosesi yang diselenggarakan secara hybrid.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru sebagai insan terdidik yang diharapkan mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Nilai kebermanfaatan dan kontribusi sosial menjadi pesan utama yang mengiringi langkah para lulusan memasuki fase kehidupan selanjutnya.

Momen wisuda kali ini juga semakin bermakna dengan kehadiran Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unpad, Dr. Ferry Juliantono. Kehadirannya tidak hanya merepresentasikan organisasi alumni, tetapi juga menjadi gambaran nyata alumni Unpad yang kembali ke kampus membawa kontribusi strategis. Hal ini menegaskan kuatnya ikatan antara alumni dan almamater, sekaligus menunjukkan bagaimana jejaring alumni dapat terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan universitas dan lulusan baru.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum IKA Unpad, Ferry menegaskan komitmen organisasi alumni untuk memperkuat dukungan bagi para lulusan baru melalui berbagai program pengembangan karier, peningkatan kompetensi, serta penguatan jejaring profesional. Upaya tersebut mencakup pemutakhiran data alumni berbasis digital, pendampingan karier, hingga dukungan bagi alumni yang ingin berkembang sebagai entrepreneur dan pelaku UMKM. Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar IKA Unpad dalam memastikan transisi lulusan dari dunia kampus ke dunia profesional berjalan lebih terarah dan berdaya saing.

Kehadiran Ferry di kampus juga diwujudkan melalui kontribusi konkret dalam bentuk kerja sama strategis antara Universitas Padjadjaran dan Kementerian Koperasi Republik Indonesia. Penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan wisuda menjadi simbol sinergi antara alumni dan institusi, sekaligus membuka ruang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung program prioritas nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kerja sama dan rangkaian silaturahmi ini mencerminkan bahwa peran alumni Unpad tidak berhenti setelah kelulusan, melainkan terus berlanjut dalam bentuk kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi kerakyatan, penguatan institusi, dan pembangunan nasional. Dukungan Unpad melalui keilmuan, riset, serta penyiapan sumber daya manusia di bidang perkoperasian diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas.

Selain prosesi wisuda, Universitas Padjadjaran juga memberikan apresiasi kepada para wisudawan berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana hingga doktor, serta penghargaan khusus bagi wisudawan termuda dan paling senior. Capaian akademik dan kontribusi ilmiah para lulusan ini menjadi cerminan kualitas pendidikan Unpad sekaligus potensi besar alumni dalam berbagai bidang keilmuan dan profesi.

Melalui rangkaian kegiatan wisuda ini, Universitas Padjadjaran bersama IKA Unpad menegaskan bahwa menjadi alumni bukan sekadar status, melainkan peran berkelanjutan untuk saling menguatkan. Kehadiran dan kontribusi alumni seperti Ferry Juliantono menjadi teladan bahwa ikatan dengan almamater dapat terus hidup, sekaligus menginspirasi para lulusan baru untuk kelak kembali berkontribusi bagi Unpad dan masyarakat luas.

Share this: