BANDUNG — Ikatan Alumni Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (IKA HI Unpad) menghadirkan inisiatif inspiratif melalui program Podcast “Talk the HI WAY”, yang digelar di Sekretariat IKA Unpad. Program ini menjadi wadah bagi para alumni Hubungan Internasional (HI) Unpad lintas generasi yang telah menorehkan kiprah di berbagai bidang untuk berbagi pengalaman, refleksi, dan pemikiran strategis dalam menghadapi tantangan global.
Podcast ini dipandu oleh Mochammad Achir (HI 1997) dan menampilkan empat tokoh alumni berpengaruh: Irman G. Lanty (HI 1987) — dosen HI Unpad, Ratu Silvy Gayatri (HI 1981) — diplomat karier dan mantan Duta Besar Indonesia untuk Finlandia, Heru Firdausi Syarif (HI 1983) — Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk, serta Tuhu Nugraha Dewanto (HI 1999) — pakar AI dan regulasi ekonomi digital.
Melalui obrolan yang hangat dan reflektif, para alumni berbagi bagaimana resilience, strategic thinking, hard work, patience, hingga sacrifice menjadi bekal penting dalam mengejar cita-cita dan mencapai kesuksesan profesional. Tidak hanya berbicara tentang perjalanan karier pribadi, mereka juga menyoroti relevansi ilmu Hubungan Internasional dalam menjawab isu-isu aktual — mulai dari diplomasi digital, ekonomi kreatif, hingga kebijakan teknologi.
“Talk the HI WAY” dirancang oleh IKA HI Unpad tidak hanya untuk mahasiswa dan alumni, tetapi juga bagi khalayak umum yang ingin mendapatkan inspirasi dari pengalaman nyata para tokoh lintas bidang. Setiap episode menggambarkan bagaimana keilmuan HI dapat diterapkan dalam berbagai sektor, sekaligus memperlihatkan nilai-nilai adaptif dan kepemimpinan yang menjadi ciri khas alumni Unpad.
Program ini juga menjadi wadah untuk memperkuat jejaring antaralumni serta menegaskan komitmen IKA HI Unpad dalam menciptakan ruang kolaboratif antara akademisi, profesional, dan masyarakat luas.
Dengan semangat berbagi dan membangun, Podcast “Talk the HI WAY” menjadi bukti nyata kontribusi alumni HI Unpad dalam menebarkan inspirasi dan memperkuat peran keilmuan Hubungan Internasional dalam menghadapi dinamika dunia yang terus berubah.