Unpad dan Paragon Corp Perkuat Dana Abadi Senilai Rp25 Miliar untuk Kemandirian Pendidikan Berkelanjutan

Jatinangor, 13 Februari 2026 — Universitas Padjadjaran (Unpad) memperkuat langkah strategis menuju kemandirian institusi melalui penguatan Dana Abadi Universitas Padjadjaran bersama Paragon Corp. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama teknis sebagai komitmen membangun skema pendanaan pendidikan yang berkelanjutan dan berdampak jangka panjang.

Dalam kerja sama tersebut, Paragon Corp memberikan kontribusi sebesar Rp25 miliar untuk memperkuat Dana Abadi Unpad. Dukungan ini menjadi salah satu kontribusi strategis industri dalam membangun fondasi finansial perguruan tinggi guna menjamin keberlanjutan akses pendidikan dan pengembangan talenta unggul.

Rektor Universitas Padjadjaran menegaskan bahwa penguatan Dana Abadi merupakan bagian dari visi utama Unpad dalam mencapai kemandirian finansial institusi.

“Kontribusi Rp25 miliar ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat Dana Abadi sebagai fondasi strategis menuju kemandirian finansial universitas. Dana Abadi adalah investasi jangka panjang bagi keberlanjutan pendidikan,” ujarnya.

Sebagai perwakilan dari PT Paragon Technology and Innovation,  Miftahuddin Amin, EVP & Chief People and Business Ecosystem Development Officer Paragon Corp sekaligus Alumni FMIPA Unpad Angkatan 1987, menekankan pentingnya kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Pendidikan merupakan faktor utama dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia, terlebih dalam momentum bonus demografi. Dalam konteks Dana Abadi, kami ingin universitas dapat bergerak secara mandiri dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan terhadap Dana Abadi merupakan bagian dari strategi industri dalam membangun ekosistem talenta yang berkualitas dan berdaya saing.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan, dan Pengelolaan Bisnis, Prof. Dr. Maman Setiawan, S.E., M.T., memastikan bahwa pengelolaan Dana Abadi dilakukan secara profesional dan akuntabel.

“Pengelolaan Dana Abadi dilaksanakan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi, termasuk melalui audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP),” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Arief Suditomo, Direktur Utama Metro TV sekaligus Alumni Fakultas Hukum Unpad Angkatan 1987. Ia menyoroti pentingnya peran alumni dalam memperkuat keberlanjutan institusi melalui sinergi lintas sektor.

“Potensi alumni merupakan kekuatan besar yang perlu terus digali. Banyak institusi telah menerima manfaat dari keilmuan Unpad, dan kolaborasi ke depan dapat dikembangkan lebih luas lagi,” ujarnya.

Kolaborasi strategis ini menegaskan bahwa Dana Abadi bukan sekadar instrumen keuangan, melainkan strategi kelembagaan untuk memastikan keberlanjutan universitas dalam jangka panjang. Kontribusi Rp25 miliar dari Paragon Corp menjadi tonggak penting dalam perjalanan Universitas Padjadjaran memperkuat kemandirian institusi, memperluas akses pendidikan, dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat Indonesia.

Share this: